"it would take a whole lot of medication to realize what we used to have we don't have it anymore"

Kamis, 29 Desember 2011

They (my ex boyfriend and my ex bestfriend) are making affair !!!

Sekarang ini, sahabatku sedang dekat dengan mantan kekasihku. Entah dekat dalam hubungan apa. Aku harap hanya pertemanan biasa.
Mungkin kalian bertanya-tanya bagaimana dua orang yang bahkan belum pernah bertemu bisa menjalin pertemanan yang dekat?
Jawabanku adalah SMARTPHONE. Smartphone membantu mereka untuk berkomunikasi lebih sering sehingga mereka merasa lebih dekat. Aku pernah membaca dialog mereka di smartphone sahabatku dan  membuatku curiga. Intinya dalam dialog itu mantan kekasihku menggoda sahabatku sama seperti caranya menggodaku dulu. Persis sekali. Hal ini membuat aku semakin takut untuk menghadapi kenyataan. Kalian pasti tahu apa yang aku takutkan saat ini. Ya betul sekali, aku takut jikalau nanti sahabatku menjalin hubungan special dengan mantan kekasihku. Aku akan berbesar hati jika mantan kekasihku menjalin hubungan dengan wanita lain bukan dengan sahabatku. Tapi jika mantan kekasihku menjalin hubungan dengan sahabatku, aku tidak akan mentolerir perbuatan mereka. Untuk saat ini, aku tau apa yang harus aku lakukan. Aku akan meninggalkan mereka, melupakan persahabatan dengan sahabatku. Tapi sebelum itu, aku butuh memaki sahabatku untuk melepaskan kebencianku terhadap mereka berdua. Aku hanya akan memaki sahabatku,ya  hanya sahabatku. Mengapa hanya sahabatku? Karena dia yang membuat semua hal ini terjadi. Jika dia memang mengaku sahabatku dia akan berpikir untuk menerima cinta mantan kekasihku. Dia harus berpikir keras memilih cinta atau persahabatan. Kalaupun sahabatku memilih cinta semu daripada persahabatan yang abadi. Sudah bisa aku pastikan bahwa sahabatku mengidap penyakit kanker otak stadium lanjut.
Bagaimana aku bisa menarik kesimpulan bahwa sahabatku mengidap kanker otak stadium lanjut? Jawabannya sangat sederhana, karena sahabatku ini tidak bisa memfungsikan otaknya dengan baik. Jadi dengan apa dia berpikir? Tidak, sahabatku ini tidak berpikir, dia hanya menggunakan insting layaknya hewan, ya aku tidak salah bicara aku memang mengucapkan kata HEWAN.
Mengapa persahabatan bisa hancur hanya karena sang mantan? Itu semua karena kebodohan sang sahabat. Tidak perlu aku beberkan jawabannya, kalian semua pasti sudah mengerti apa maksud dari ucapanku.
Tapi tak bisa aku pungkiri, apapun bisa terjadi. Bisa saja sahabatku memang mengidap kanker otak stadim lanjut dan mantan kekasihku mengidap kanker darah entah stadium berapa (kali ini aku tidak bercanda). Lalu mereka memutuskan untuk mempertahankan cinta semu dan perlahan akan mati sambil berpelukan. Mati Karena guna-guna yang aku luncurkan dan didukung oleh penyakit kronis yang mereka derita. Dan aku akan datang ke pemakaman mereka, menangis karena sedih kehilangan sahabat dan mantan kekasih namun tertawa karena aku sudah berhasil membalas perbuatan mereka.
Jangan cepat-cepat ambil kesimpulan bahwa aku adalah orang yang jahat. Aku bukanlah nabi yang membalas ludah dengan doa. Tapi aku adalah manusia biasa yang akan membalas ludah dengan racun. Yakinlah bahwa kalian akan melakukan hal yang sama denganku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar